Apa Yang Kita Cari Dengan Belajar Sejarah?

test

Anak-anak kelas 7 bersiap untuk mengadakan digging (penggalian) di suatu lokasi arkeologi yang merupakan hasil rekayasa dalam kegiatan belajar Sejarah

Pernyataan di atas sangat sederhana, bukankah  begitu jawaban pintas dipikiran kita.  Pertanyaan kedua barangkali, “Untuk Apa Kita Belajar Sejarah?”. Jawaban kitapun hampir sama, kira-kira begini,” Sejarah kan sudah masa lalu. Kenapa lagi kita membicarakannya.  Biarlah ia tertimbun kepingan demi kepingan masa lalu kita.  Biarlah ia terkubur sedalam-dalamnya nun jauh disana seiring dengan jalannya waktu kehidupan. Tinggalkanlah masa lalu.  Lihatlah ke depan dan ke depan.  Jangan lihat ke belakang. Itu namanya kemunduran.”  

Pertanyaan-pertanyaan  di atas sebenarnya pernah saya tanyakan ke dosen saya waktu kuliah di Jurusan Sejarah IKIP Jakarta lima belas tahun lalu. Waktu itu sedang belajar Filsafat Ilmu.  Dosennya bernama DR.Johan Makmur, sekarang sudah almarhum, semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah S.W.T., amien.  Beliau menjelaskan bahwa Sejarah itu terikat dengan tiga dimensi waktu. Dulu, Sekarang dan Akan Datang.  Kalau hanya masa lalu saja, katanya lagi, itu bukan sejarah. Ya waktu yang sudah berlalu. Tidak ada artinya lagi memang.   Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s